Tuesday, December 20, 2011

BERKARIER DI TELEVISI


Perkembangan televisi di Indonesia makin pesat. Selain yang berjangkauan nasional, setiap daerah kini mempunyai stasiun sendiri-sendiri. Membuka begitu banyak lowongan kerja. Bila Anda tertarik, ini dia beberapa profesinya.


PRODUKSI
Umumnya dibagi atas produksi drama dan non-drama. Drama berupa sinetron, dan non-drama antara lain acara music (seperti Inbox SCTV, Dahsyat RCTI), variety show (seperti Opera Van Java di TV7 dan Comedy Project di Trans TV)
Profesi bidang ini antara lain:

  1. Creative
Lingkup kerja: bertanggung jawab dalam perencanaan, pembuatan, dan pelaksanaan produksi berkaitan dengan aspek kreatif.
Pendidikan: lebih diutamakan lulusan sekolah bidang pertelevisian, namun tak menutup kemungkinan lulusan dari berbagai disiplin ilmu dengan catatan pernah bekerja di rumah produksi.

  1. Art Director
Lingkup kerja: bertanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksana produksi berkaitan dengan aspek kreatif dan seni.
Pendidikan: lebih diutamakan lulusan sekolah bidang pertelevisian, namun tak menutup kemungkinan dari disiplin ilmu lain asal punya bakat dan pengalaman bekerja di bidang penyiaran seperti rumah produksi.

  1. Floor Director
Lingkup kerja: bertanggung jawab atas kesiapan semua elemen di ruang studio sebelum dan ketika syuting. Menjadi perantara antara sutradara di ruang kontrol dengan kru dan pengisi acara di studio.
Pendidikan: lulusan sekolah pertelevisian.

  1. Director
Lingkup kerja: bertanggung jawab atas pelaksana sebuah produksi, sehinggan menghasilkan sebuah tanyangan. Sehingga harus menguasai pengambilan gambar oleh kamera, lighting, audio, bahkan mengarahkan pengisi acara. Untuk program drama, biasanya dibantu oleh asisten sutradara yang tugasnya serupa dengan Floor Director.
Pendidikan: lulusan sekolah pertelevisian.

  1. Produser
Lingkup kerja: bila sutradara bertanggung jawab atas berhasilnya sebuah tayangan, produserlah yang menjadi otak dari sebuah tanyangan. Memikirkan tidak hanya produksi dan hasil jadi, juga memikirkan aspek finansial, politis, dan kerjasama dengan pihak lain secara internal maupun eksternal.
Pendidikan: lulusan sekolah pertelevisian, namun tidak menutup kemungkinan dari disiplin ilmu lain asal pengalama di bidang broadcast.

  1. Script Writer
Lingkup kerja: penulis skenario bukan hanya dibutuhkan untuk produksi sinetron, juga pada acara lain seperti reality show, talk show dan acara musik (untuk dibacakan oleh presenter). Ia harus menyesuaikan gaya bahasa agar sesuai dengan segmen acara, dan kreatif membuat skenario.
Pendidikan: tidak ada pendidikan khusus untuk script writer. Beberapa jurusan mempunyai mata kuliah komunikasi dan desain komunikasi yang dibutuhkan oleh profesi ini, antara lain Ilmu Komunikasi, Sastra, Desain Grafis, Advertising dan Jurnalistik.
 
  1. Wardrobe, Hair, and Make-Up
Lingkup kerja: mendandani para pengisi acara yang tampil di depan kamera. Menyiapkan busana, riasan wajah serta rambut yang sesuai dengan acaranya.
Pendidikan: lulusan sekolah fashion dan desain, atau yang pernah mengambil kursus desain dan tata rias wajah dan rambut.

PROGRAMMING
  1. Research Analyst
Lingkup kerja: mengevaluasi, dan memberikan rekomendasi program-program televisi berdasarkan analisis data lembaga survei dan analisis kompetitor.
Pendidikan: lulusan statistik atau matematika.

  1. Program Planning & Scheduling
Lingkup kerja: melakukan fungsi perencanaan dan monitoring program.
Pendidikan: tidak dibatasi dengan catatan memiliki pengetahuan tentang program televisi lokal dan internasional.

  1. Quality Control
Lingkup kerja: memeriksa keadaan fisik materi, video dan audio agar sesuai dengan standar penayangan yang berlaku.
Pendidikan: tidak terbatas pada bidang ilmu tertentu, dengan catatan punya minat, bakat dan pengalaman di bidang optik.

  1. Media Planner
Lingkup kerja: merencanakan efektivitas media promosi.
Pendidikan: lulusan sekolah periklanan, namun tidak tertutup kemungkinan dari bidang ilmu lain, dengan catatan punya pengalaman di bidang advertising agency.

  1. Promo Editor
Lingkup kerja: melakukan penyuntingan gambar materi promo.
Pendidikan: diutamakan lulusan sekolah pertelevisian, tapi tak menutup kemungkinan lulusan dari bidang ilmu lain dengan catatan mempunyai pengalaman pekerjaan editing, dan peralatan editing (analog digital).

OPERATIONS
  1. Audio Operator
Lingkup kerja: mengoperasikan peralatan audio di studio.
Pendidikan: lulusan teknologi telekomunikasi atau teknik elektro.

  1. Video Operator
Lingkup kerja: mengoperasikan switcher dan VTR di studio.
Pendidikan: lulusan ilmu informatika.

  1. On Air Support Officer
Lingkup kerja: melakukan kegiatan pra siaran, siaran dan pasca siaran.
Pendidikan: diutamakan lulusan bidang pertelevisian, namun tak tertutup kemungkinan dari bidang ilmu lain dengan catatan punya pengalaman di studio.

  1. Cameraman
Lingkup kerja: mengoperasikan kamera studio.
Pendidikan: bidang pertelevisian atau broadcast, tapi tak tertutup kemungkinan lulusan dari bidang ilmu lain dengan catatan punya pengalaman mengoperasikan kamera televisi.

INFORMATION TECHNOLOGY – IT
  1. IT Manager
Lingkup kerja: memastikan layanan IT dan mengkoordinasikan laporan dan sistem penyimpanan data.
Pendidikan: lulusan sekolah ilmu komputer, lebih punya peluang bila berpengalaman di bidang IT (Oracle, DFD, Server Application, Internet dan Intranet, Network Management System, Windows Applications, Cisco, Design Network). Lebih punya peluang bila berpengalaman di bidang broadcast, multimedia, dan industri televisi.

  1. Web Programmer
Lingkup kerja: mengembangkan, meng-udate dan memelihara website perusahaan.
Pendidikan: lulusan ilmu komputer dan sanggup membuat program aplikasi.

  1. IT Suport Engineering
Lingkup kerja: memberikan dukungan teknis terhadap operasional IT, menyangkut pemeliharaan dan troubleshooting.
Pendidikan: lulusan ilmu komputer, menguasai troubleshooting hardware dan software.

NEWS AND CURRENT AFFAIRS
Profesi dibidang ini antara lain:

  1. Reporter
Lingkup kerja: melakukan peliputan berita aktual setiap hari.
Pendidikan: diutamakan lulusan jurnalistik, namun tidak tertutup kemungkinan lulusan bidang ilmu lain.

  1. Cameraman
Lingkup kerja: melakukan pengambilan gambar berkaitan dengan liputan berita.
Pendidikan: diutamakan lulusan sekolah broadcasting namun tidak tertutup kemungkian untuk lulusan bidang ilmu lain dengan catatan menguasai peralatan kamera televisi.

  1. Video Editor
Lingkup kerja: melakukan penyuntingan gambar pasca produksi hasil liputan berita.
Pendidikan: diutamakan lulusan sekolah broadcasting namun tidak menutup kemungkinan untuk lulusan bidang ilmu lain dengan catatan menguasai peralatan editing dan software editing.

  1. Graphic Designer
Lingkup kerja: membuat grafis atau animasi on air untuk program pemberitaan.
Pendidikan: diutamakan lulusan sekolah desain  grafis, tertutama yang menguasai Adobe Photoshop, Corel Draw, Freehand dan 3D Max.

BUSINESS
Beberapa bidang bagian ini antara lain:

  1. Account Executive
Lingkup kerja: masuk dalam bidang Marketing dan Sales, pekerjaannya mencari iklan untuk dimasukkan dalam slot iklan setiap program, dan menjalin hubungan baik dengan agensi dan advertiser.
Pendidikan: lulusan sekolah marketing atau bidang ilmu lain yang mempunyai pengalaman dalam hal Sales and Marketing.

  1. Traffic Administrator Finance
Lingkup kerja: melakukan input order ke dalam sistem.
Pendidikan: lulusan sekolah ilmu komputer

  1. Human Resources and General Affair
Lingkup kerja: bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia, termasuk aspek legal.
Pendidikan: diutamakan lulusan Psikologi Perusahaan dan untuk bagian legal biasanya dibutuhkan lulusan dari sekolah Hukum.

Dan masih banyak bidang lain seperti Accounting, Administration, Finance, Tax Management, Logistic, Procurement, Public Relation.

MEREKA YANG TAMPIL DI DEPAN LAYAR KACA
Untuk Departemen pemberitaan, profesi yang sering tampil di depan layar kaca adalah anchor atau pembaca berita, jurnalis televisi (biasanya merangkap menjadi anchor), dan reporter (jenjang paling bawah dalam bidang jurnalistik televisi, karena tugasnya hanya melaporkan berdasarkan perintah koordinator liputan).
Di bagian produksi drama disebut aktris dan aktor. Namun sebagian besar tayangan sinetron televisi berasal dari rumah produksi, dan bukan produksi internal stasiun televisi yang menayangkannya. Karena itu bagi yang berminat berakting di televisi, peluangnya lebih besar bila melamar di rumah-rumah produksi.
Profesi yang paling besar diminati adalah presenter. Bisa tampil di banyak acara antar lain, acara musik, talk show, variety show, kuis, bahkan menjadi presenter yang mengantar satu acara ke acara lain. Presenter tidak mesti karyawan tetap sebuah perusahaan televisi. Justru lebih banyak direkrut sebagai karyawan kontrak dari radio, atau memakai selebriti yang sudah punya nama.
Syarat utama menjadi anchor dan presenter adalah good looking, fasih berbahasa Inggris, punya kemampuan verbal yang tinggi, vocakl yang microphonic dan percaya diri.

By. Budhi Cahyadi

Tuesday, December 6, 2011

50 KEBIASAAN ORANG SUKSES


­

1.Carilah dan temukan kesempatan di mana orang lain saat orang lain gagal menemukannya.

2.Orang sukses melihat masalah sebagai bahan pembelajaran dan bukannya kesulitan belaka.

3.Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada.

4.Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.

5.Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka kemudian mengendalikan dan mengatasinya.

6.Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat, sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.

7.Mereka jarang mengeluh.

8.Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.

9.Mereka selalu menemukan cara untuk mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.

10.Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan luntang-lantung.

11.Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan pemikiran orang lain.

12.Mereka memiliki ambisi atau semangat.

13.Tahu benar apa yang diinginkan.

14.Mereka inovatif dan bukan plagiat.

15.Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.

16.Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.

17.Mereka tidak menganggap diri sempurna sehingga sudi belajar dari orang lain.

18.Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan apa yang mereka mau lakukan.

19.Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan nekat.

20.Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan segera.

21.Mereka tidak menunggu datangnya keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.

22.Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/ diminta.

23.Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap profesional.

24.Mereka adalah komunikator yang handal.

25.Mereka mempunyai rencana dan berusaha membuatnya menjadi kenyataan.

26.Mereka menjadi luar biasa karena mereka memilih untuk itu.

27.Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.

28.Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.

29.Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.

30.Mereka paham betul pentingnya disiplin dan pengendalian diri.

31.Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka berharga.

32.Mereka juga murah hati dan baik hati.

33.Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.

34.Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.

35.Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.

36.Mereka rajin.

37.Ulet

38.Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari orang lain.

39.Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.

40.Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang salah/ merusak.

41.Mereka tidak membuang waktu dan energi emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.

42.Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.

43.Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.

44.Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.

45.Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.

46.Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu hanyalah pekerjaan.

47.Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif ketimbang pada apa yang mudah.

48.Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.

49.Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.

50..Mereka melakukan pada yang mereka katakan.

By. Budhi Cahyadi,
dari berbagai sumber



Monday, December 5, 2011

10 CARA OLAHRAGA OTAK


Otak adalah sistem komando pada saraf kita. Guna mengendalikan semua pikiran kita. Otak pun perlu olahraga. Layaknya olahraga fisik pada tubuh kita. Berikut 10 cara olahraga otak.
 


1. Membiasakan aktif menjadi kidal dan juga kanan
Lakukan tugas dengan tangan non-dominan, jika biasanya dominan tangan kanan maka gunakan tangan kiri (kidal) dan sebaliknya. Contohnya saat menggunakan mouse komputer, menyikat gigi dan mengikat sepatu dengan arah yang berlawanan. Menurut Franklin Institute, jenis latihan ini dapat memperkuat hubungan saraf yang ada dan bahkan membentuk saraf baru.



2. Membaca
Membaca dapat melenturkan otot-otot otak, baik bacaan ringan (seperti komik atau majalah) maupun bacaan untuk informasi. Dan menurut studi Dr. Nikolaos Scarmeas pada tahun 2001, membaca dapat membantu membangun 'cadangan kognitif' untuk menunda timbulnya demensia.



3. Bermain puzzle atau teka-teki silang
Teka-teki silang, puzzle, Sudoku dan jenis puzzle lainnya, dapat melatih otak khususnya otak kiri, menurut pusat pelatihan kognitif Learning Rx. Tambahkan strategi baru untuk mengefektifkan latihan otak, misalnya memecahkan teka-teki silang dengan tema yang tidak biasa.



4. Bermain permainan strategi
Permainan strategi seperti catur, monopoli atau game komputer lainnya, akan menggunakan otak kanan yang dapat membantu orang untuk lebih berpikir kreatif.





5. Ubah rutinitas
Menurut Lawrence Katz, profesor Neurobiologi di Duke University Medical Center, mengubah rutinitas dan cara-cara hidup baru dapat mengaktifkan koneksi otak yang sebelumnya tidak aktif. Latihan yang bisa dilakukan misalnya, mandi dengan mata tertutup atau mengatur ulang kantor atau meja.





6. Belajar bahasa asing
Dengan belajar bahasa asing akan mengaktifkan bagian otak yang belum digunakan sejak Anda mulai berbicara. Sebuah studi tahun 2007 di York University di Toronto, menemukan bahwa penggunaan beberapa bahasa dapat meningkatkan suplai darah ke otak untuk menjaga kesehatan koneksi saraf.




7. Menikmati musik
Selain mendengarkan musik, belajar juga untuk memainkan instrumen musik. Para ahli juga merekomendasikan untuk mengaktifkan dua indera sekaligus, seperti mendengarkan musik dan mencium bunga.




8. Latihan fisik
Latihan fisik juga dapat meningkatkan kesehatan otak, karena dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Menurut Stanford Center on Longevity dan The Max Planck Institute for Human Development, latihan fisik dapat meningkatkan perhatian, penalaran dan memori.





9. Hidup sosial
Otak dapat dilatih dengan menjalani kehidupan sosial Anda, misalnya dengan mengunjungi teman. Sebuah studi 2006 oleh Dr David Bennett dari Rush University Medical Centermenemukan bahwa memiliki jaringan sosial dapat memberikan perlindungan terhadap gejala klinis penyakit Alzheimer.



10. Mencari hobi baru
Tantang otak untuk belajar keterampilan baru atau hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Jika Anda bukan seniman, cobalah untuk belajar melukis atau memahat. Jika Anda bisa bermain piano, belajarlah memainkan gitar. Temukan sesuatu yang baru dan menarik untuk dapat menjaga otak tetap aktif.



By. Ananda Cakra
Sumber : Indoman-Groupies@yahoo.com

Saturday, December 3, 2011

Cara Mudah Membedakan Antara Cinta dan Nafsu

Ada orang bilang cinta itu adalah ketulusan hati, tanpa pamrih, cinta sejati tidaklah berharap, tapi penuh keikhlasan. Sedangkan nafsu yang dibalutkan dengan bungkus cinta seringkali menipu kita, kadang seperti serigala berburu domba, kita tidak tau persis dan susah mengenalinya, apalagi bila hati sedang dimabuk asmara, rasio dan akal jadi keseleo hingga tak bisa bedakan mana yang cinta tulus mana yang hanya kedok cinta padahal sesungguhnya nafsu. Di postingan ini  mengupas lebih jelas dengan bahasa yang mudah perbedaan keduanya.

Beda pandang antara wanita dan pria, benarkah?
 
1. Cinta itu membahagiakan, Nafsu itu membahayakan
Cinta yang sebenarnya selalu menunjukkan jalan atau arah menuju kebahagiaan bagi orang-orang yang menjalaninya. Seorang pecinta yang sudah menemukan dan memahami makna cinta sejati dalam dirinya akanberada pada kondisi yang membahagiakan. Sebaliknya, orang-orang yang terkecoh dengan nafsu dan menganggap nafsu adalah cinta akan berada dalam kondisi yang membahayakan. Kita tidak bisa memungkiri, di mana ada kebaikan, di situlah setan menggoda manusia agar terjerumus ke dalam keburukan.
Cinta dan nafsu seperti dua sisi dari mata uang yang sama. Cinta adalah sisi positif, nafsu adalah sisi negatif dan uang itu adalah hubungan. Seseorang yang mencintai pasangannya dengan sebenar-benarnya cinta akan mengarahkan hubungannya menuju kebahagiaan sejati dengan caramenjaga dan menyayangi pasangannya. Tanpa bermaksud untuk merusak dan menyakiti. Lain halnya dengan orang-orang yang menjalin hubungan dengan landasan nafsu, mereka akan membawa hubungannya kearah kebahagiaan yang semu dan hanya berorientasi pada fisik, dalam hal ini sex. Yang justru akan menjerumuskan mereka ke dalam situasi yang membahayakan.

2. Cinta bikin kita ketawa, Nafsu bikin kita kecewa
Kalau diibaratkan hubungan seperti sawah, maka cinta adalah padi dan nafsu adalah rumput liar. Nah, ketika ketika seseorang menanam padi (cinta) di sawah (hubungan) maka secara otomatis akan tumbuh juga rumput liiar (nafsu). Kalau orang itu sudah mengetahui dan memahami apa itu padi (apa itu cinta), maka dia akan segera memangkas rumput liar itu (nafsu) yang tumbuh di sawahnya (hubungan). Ketika tiba masa panen, orang ini akan menuai hasil sawahnya (hubungan) yang ditanami padi (cinta) itu tadi berupa buah padi (kebahagiaan). Lain dengan orang-orang yang terkecoh yang menyangka rumput liar (nafsu) sebagai padi (cinta). Mereka akan memelihara rumput liar (nafsu) dan tanaman padinya (cinta) akan mati. Pada saat panen, tentu yang mereka dapat hanyalah sekarung rumput liar (nafsu) yang tidak enak dimakan (kekecewaan).

3. Cinta selalu ingin memberi, Nafsu hanya ingin diberi
Saya rasa maksud dari poin ketiga ini sudah jelas. Cinta adalah memberi. Ketika seseorang menjalin hubungan atas dasar cinta maka hal pertama yang dilakukannya adalah memberikan yang terbaik kepada pasangannya, bukan ingin diberi. Logikanya, kalau kita dan pasangan sama-sama ingin memberi (kita ingin memberi kepada pasangan dan pasangan ingin memberi kepada kita) secara otomatis keduanya akan menerima. Tapi kalau kita dan pasangannya inginnya diberi (pasangan ingin diberi dan kita juga ingin diberi) lalu siapa yang akan memberi..? Pada akhirnya yang terjadi justru tidak ada yang akan diberi karena tidak ada yang ingin memberi.

4. Cinta ingin menyayangi, Nafsu ingin menggerayangi
Bagaimana cara kamu memperlakukan pasanganmu?  Dan bagaimana cara pasanganmu memperlakukan kamu?
Ini adalah cara termudah untuk membedakan mana cinta, mana nafsu..?  Landasan seseorang dalam menjalin hubungan akan sangat menentukan pada bagaimana cara orang tersebut memperlakukan pasangannya. Orang yang menjalin hubungan dengan landasan cinta akan senantiasa memperlakukan pasangannya dengan cara-cara yang baik. Menjaga, menyayangi, memperhatikan dan selalu memberikan yang terbaik. Sebaliknya orang orang yang menjalin hubungan karena nafsu cenderung memperlakukan pasangan ke arah fisik. Setiap kali bertemu, inginnya menciumi dan diciumi, setiap kali berdua inginnya dipeluk dan memeluk, digerayangi dan menggerayangi, dan yang lebih parah lagi kalau sampai kearah hubungan sex.

5. Cinta yang terbaik, Nafsu yang terbalik
Cinta selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik, berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan dan selalu memperlakukan pasangan dengan cara-cara yang baik. Bagaimana dengan nafsu..? Sebaliknya, nafsu selalu ingin diberi dan cenderung memperlakukan pasangan ke arah yang menyesatkan.

By. Ananda Cakra
Sumber :  INDOMAN-Groupies@yahoogroups.com